Langsung Mandi saat Berkeringat, Boleh Tidak?

Bagikan Informasi

CUACA panas membuat tubuh mudah berkeringat. Bila sudah begitu biasanya akan timbul ketidaknyamanan karena tubuh menjadi lengket. Beberapa orang mungkin langsung memilih untuk mandi agar tubuh kembali segar.

Di sisi lain timbul anggapan bila mandi saat berkeringat bisa membuat kulit infeksi dan memunculkan bintik-bintik putih atau dikenal dengan istilah panu. Namun benarkah hal itu? Mengutip Goody Feed, (9/5/2018), jawabannya adalah tidak. Langsung mandi setelah berkeringat tidak memiliki hubungan dengan infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur tinea versicolour.

Faktanya, jamur bertahan hidup di lingkungan yang basah, lembap, dan gelap. Besar kemungkinan infeksi jamur sudah dimulai sebelum mandi atau kulit tidak dikeringkan dengan baik setelah mandi. Beruntung bintik-bintik akan hilang seiring berjalannya waktu dengan perawatan dan menjaga kebersihan kulit.

Sementara itu, bagi mereka yang berkeringat sehabis olahraga, sebenarnya ada tipe air yang membantu proses pendinginan. Melansir How Stuff Works, banyak orang yang memilih mandi dengan air hangat untuk meredakan nyeri otot dan sendi. Alasannya karena air hangat membantu tubuh menenangkan otot sehingga rileks dan mendorong aliran darah. Tapi sebenarnya mandi air dingin lah yang paling baik.

Ketika tubuh berkeringat maka suhunya menjadi lebih panas. Saat berhadapan dengan suhu dingin, tubuh akan melakukan yang terbaik untuk melindungi organ-organ internal dengan cara mendorong aliran darah yang lebih kuat. Kondisi ini membantu menurunkan detak jantung dan meningkatkan sirkulasi. Meningkatnya aliran darah yang dipompa jantung membantu membersihkan asam laktat yang terjebak di jaringan. Selain itu, air dingin dapat membantu meminimalkan peradangan pada jaringan lunak dan mengurangi rasa nyeri akibat olahraga.

Berdasarkan fakta di atas maka dapat ditarik kesimpulan mandi air dingin setelah olahraga dapat membantu menyempitkan pembuluh darah dan menurunkan aktivitas metabolisme. Hal ini meminimalkan risiko kerusakan jaringan dan pembengkakan otot. (tam-OKEOZONE/PFM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *